SMA Islam Al Azhaar Tulungagung Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa Melalui Kegiatan Kultum

Tulungagung, 13 Oktober 2023 - SMA Islam Al Azhaar Tulungagung terus berinovasi dalam memberikan pendidikan yang holistik, salah satunya dengan mengadakan kegiatan Kultum (ceramah Agama Tujuh Menit) setiap bakda sholat Dhuhr berjamaah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam berbicara di depan umum dan sekaligus memperkuat pemahaman mereka tentang Agama Islam.

Kultum adalah kegiatan rutin yang melibatkan seluruh siswa. Setiap siswa berkesempatan menjadi pemateri atau penceramah dalam sesi Kultum. Mereka diberi kebebasan untuk memilih materi ceramah yang akan disampaikan, selama sesi Kultum berlangsung minimal 5 menit dan maksimal 7 menit.

Kepala Sekolah SMA Islam Al Azhaar Tulungagung, Bapak Ahmad Fauzi, mengatakan, "Kultum adalah salah satu cara kami untuk memberikan kesempatan kepada siswa untuk berbicara di depan umum dan mengembangkan kepercayaan diri mereka. Selain itu, kegiatan ini juga membantu mereka untuk lebih mendalam dalam memahami ajaran Agama Islam."

Kultum ini telah mendapatkan sambutan positif dari siswa. Mereka merasa terdorong untuk mempersiapkan materi ceramah yang baik dan informatif. Selain itu, mereka juga merasakan peningkatan signifikan dalam kepercayaan diri mereka ketika berbicara di depan teman-teman sekelas dan guru.

Salah satu guru, Ismayana, menyatakan, "Sebelumnya, saya melihat beberapa siswa sangat takut berbicara di depan umum. Tetapi berkat Kultum, saya merasa anak anak lebih percaya diri. Mereka bisa belajar banyak tentang Agama Islam dan juga tentang cara berbicara yang baik."

Dalam kegiatan Kultum ini, siswa tidak hanya belajar untuk berbicara di depan umum, tetapi juga belajar untuk menyampaikan pesan-pesan agama yang bermanfaat. Mereka merasa bahwa mereka memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi dalam memperkuat pemahaman agama di kalangan teman-teman sebayanya.

Kegiatan Kultum di SMA Islam Al Azhaar Tulungagung bukan hanya sekadar kegiatan rutin, tetapi juga merupakan upaya konkret untuk membentuk generasi yang percaya diri dan paham akan nilai-nilai agama. Semoga dengan terus diadakannya kegiatan ini, para siswa dapat tumbuh menjadi individu yang berkompeten, berbicara dengan percaya diri, dan memiliki pemahaman agama yang mendalam. (ars.ai)